Membangun Server NAS dengan FreeNAS

[post_grid id=”106″]

Pada postingan kali ini admin akan membahas tentang NAS. Berawal dari insident rusaknya hardisk yang berisikan data data penting disebuah perusahaan dari pengalaman berharga dapat kita simpulankan bahwasanya data itu tidak ada yang jual, Hardisk rusak bisa kita beli di pasaran tetapi dengan DATA tidak ada yang jual maka dari itu alangkah baiknya kita membackup semua data data penting. Kali ini admin mengimplementasikan NAS sebagai Backup Storage. Seperti pada postingan kali ini “Membangun Server NAS dengan FreeNAS”.

FreeNAS merupakan open source yang tertanam NAS (Network Attached Storage) didistribusikan oleh FreeBSD. Didukung dengan protokol CIFS (samba), FTP, NFS, TFTP, AFP, rsync, Unison, iSCSI (inisiator dan target) dan UPnP. Mendukung Software RAID (0,1,5), ZFS, enkripsi disk, S.M.A.R.T.

Step pertama Download FreeNAS disini. Pada postingan ini admin mengunakan versi 9.3 stable, di install pada PC Dell optiplex 3020 dengan spesifikasi sebagai berikut.

si

 Jika freenas sudah didownload lanjutkan ke proses burning untuk cara burning iso bootable bisa dilihat disini.

  1. Lakukan Boot CD/DVD, kemudian pilih Install/Upgrade.
  2. install-freenas-9-3-001 Pilih hardisk mana anda akan menginstall freenas, saat ini admin menggunakan 2 Hardisk. select hardisk dengan menekan spasi pada keyboard.
  3. install-freenas-9-3-002Klik Yes untuk melanjutkan installasi.
  4. install-freenas-9-3-003Isikan pasword root.
  5. install-freenas-9-3-004 Pada tahap ini installasi freenas sudah selesai.
  6. install-freenas-9-3-005Pilih No.3 Reboot system.
  7. install-freenas-9-3-006Tunngu proses restart dan booting kembali, secara sedault freenas akan mendapatkan ip DHCP. pilih no.1 untuk mengkonfigure ip static.
  8. install-freenas-9-3-007Sesuaikan Ip dengan network anda.Resset network configuration pilih n, Configure ipv4 pilih y, configure ipv6pilih n.
  9. install-freenas-9-3-008Kemudian akses dari IP FreeNAS dari browser, kemudian masukan user dan password root.
  10. loginBerikut adalah tampilan awal dari FreeNAS.
  11. homeKemudian Klik Service, Klik icon tools iSCSI
  12. iSCSIKita tentukan Target iSCSI nya.
  13. TARGET ISCSIKemudian kita tentukan portal dan masukan ip FreeNAS nya, klik portal dan add portal.
  14. portalMasukan Komen untuk penanda sebagai portal, dan pilih ip address FreeNAS.
  15. tambahportalKemudian klik initiator dan add initiator seperti dibawah ini.
  16. INITIATORPada kolom initiators secara default terisi “ALL” yang artinya semua IP Address dapat mengakses server FreeNAS yang anda bangun. Pada Autorized network default terisi “ALL” itu berarti semua subnet dapa mengakses FreeNAS. Kita dapa mengisikannya dengan subnet atau ip tertentu sesuai kebutuhan, kali ini admin menggunakan default “ALL” dan isikan komen sebagain penanda initiator.
  17. addinitSelanjutnya kita tambahkan Autorized Access, untuk menentukan siapa yang boleh mengakses ke FreeNAS ini. Masukan username dan Password.
  18. adduserSelanjutnya kita tentukan Target dan initiatornya sebagai pusat kontrol dari FreeNAS.
  19. targetokTambahkan target dan initiator yang sebelumnya kita buat.
  20. ADDTARGETKemudian Klik menu Extent dan Add Extent seperti dibawah ini.

extent

extentok

Pada screnshot diatas isikan extent name, extent type=Device karena kita akan melakukan shared disk bukan shared folder/file. pilih Device dari disk kosong bukan disk yang berisi system FreeNAS dan isikan komen aga mudah mengidentifikasinya. Pada tahap ini konfigurasi dai FreeNAS sudah selesai.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.