Apa yang dimaksud dengan IP Address

          Seperti pada judul diatas ” Apa yang dimaksud dengan dengan IP Address” ya ini adalah artikel sederhana untuk anda yang belum mengetahui tentang IP Address. Ip address adalah suatu pengalamatan jaringan yang digunakan oleh komputer untuk berkomunikasi dengan komputer yang lain. Ip address itu sendiri kependekan dari Internet protokol. Di era teknologi berbasis informasi ini bukan hanya komputer saja yang menggunakan Ip address Smartphone, tablet, smart tv, mesin fotocopy, kamera cctv dan masih banyak perangkat lainnya yang memanfaatkan teknologi Ip adddress. Ip address menggunakan protokol TCP/IP. Ip address dibedakan menjadi dua jenis.

  1. Ip Address Private
  2. Ip Address Publik

1. Ip Address Private

Adalah IP yang bersifat pribadi dan lokal, lokal dalam hal ini hanya digunakan pada jaringan tertutup dan tidak terhubung dengan jaringan lain(internet). IP private dibuat untuk menghemat IP Publik. IP Private tidak dapat digunakan untuk mengakses internet secara langsung dibutuhkan Routing/NAT dari IP Publik ke ip private. contoh ip private yang sering digunakan 192.168.1.2 (Kelas C).

Sebuah alamat IP dianggap pribadi jika nomor IP termasuk dalam salah satu rentang alamat IP untuk jaringan pribadi seperti Local Area Network (LAN). Internet Assigned Numbers Authority (IANA) telah mereservd tiga blok berikut ruang alamat IP untuk jaringan pribadi (jaringan lokal):

Contoh ip private:

10.0.0.0 – 10.255.255.255 (Total Addresses: 16,777,216)
172.16.0.0 – 172.31.255.255 (Total Addresses: 1,048,576)
192.168.0.0 – 192.168.255.255 (Total Addresses: 65,536)

2. IP Address Publik

Sebuah alamat IP publik yang diberikan untuk setiap komputer yang terhubung pada internet dimana setiap IP adalah unik. Maka akan tidak akan ada dua komputer atau lebih  dengan alamat IP publik yang sama dalam seluruh Internet. Skema pengalamatan memungkinkan komputer untuk “menemukan satu sama lain” dan melakukan pertukaran informasi. Pengguna tidak memiliki kontrol atas alamat IP (publik) yang diberikan ke komputer. Alamat IP publik diberikan untuk komputer oleh Internet Service Provider secara langsung setelah komputer terhubung ke gateway Internet. Ip publik sndiri biasanya memiliki biaya registrasi yang mahal dan terbatas ketersediaannya.

Contoh ip public:

210.210.123.123

118.124.17.1

Hampir disemua teknologi memiliki versi begitu juga dengan Ip address. Internet protokol (IP) memiliki dua versi yang masih digunakan yaitu IPV4 dan IPV6. Perbedaan dari kedua versi tersebut sangatlah signifikan begitu juga dengan Fungsi keduanya. Berikut kita jabarkan satu persatu dari kedua versi ip tersebut.

Internet Protokol Versi 4 (IP V4)

Release pada tahun 1981 dan digunakan sampai sekarang. Ditulis dalam format 32 bit yang dibagi menjadi 4 oktet, masing-masing oktet terdiri dari 8 bit nilai dari 1 oktet adalah 255 total host yang dapat menggunakan ip versi 4 ini yaitu 255 x 255 x 255 x 255 =±4 miliar host, jika jumlah host melebihi jumlah tersebut maka digunakanlah IP V6 yang akan admin jelaskan selanjutnya.  Berikut adalah gambaran dari ip versi 4.

ipv4_address

Dalam pengalamatan ip v4 dapat dibedakan antara Network ID dan Host ID, seperti gambar dibawah ini.

anatomy-of-ipv4-address

dapat disimpulkan setelah melihat gambar diatas 192.168.1 sebagai Network ID dan di oktet terakhir yaitu 1 merupakan Host ID.

Internet Protokol Versi 6 (IP V6)

adalah pengalamatan internet protokol (IP) baru untuk menggantikan protokol versi sebelumnya IP V4, tujuan utama diciptakannya IP V6 karena terbatasnya IP V4 yang hanya terdiri dari 32 bit sedangkan IP V6 memliki panjang 128 bit yang dibagi ke 8 oktet masing masing oktet 16 bit dipisahkan dengan tanda titik dua(:) ditulid dengan bilangan heksadesimal. berikut ini contoh IP V6 dalam bentuk bilangan biner.

0010000111011010000000001101001100000000000000000010111100111011000000101010101000000000
1111111111111110001010001001110001011010

Untuk menterjemahkan kedalam bentuk notasi, angka nagka biner dibagi menjadi 8 oktet berukuran 16 bit.

0010000111011010 0000000011010011 0000000000000000 0010111100111011 0000001010101010
0000000011111111 1111111000101000 1001110001011010

Setelah dipisahkan setiap oktet berukuran 16 bit tersebut dikonversikan kedalam bilangan heksadesimal dan setiap bilangan heksadesimal tersebut dipisahkan dengan menggunakan tanda titik dua berikut hasil konversinya.

21da:00d3:0000:2f3b:02aa:00ff:fe28:9c5a

Alamat di atas juga dapat disederhanakan lagi dengan membuang angka 0 pada awal setiap oktet yang berukuran 16-bit di atas, dengan menyisakan satu digit terakhir. Dengan membuang angka 0, alamat di atas disederhanakan menjadi:

21da:d3:0:2f3b:2aa:ff:fe28:9c5a

Konvensi pengalamatan IPv6 juga mengizinkan penyederhanaan alamat lebih jauh lagi, yakni dengan membuang banyak karakter 0, pada sebuah alamat yang banyak angka 0-nya. Jika sebuah alamat IPv6 yang direpresentasikan dalam notasi colon-hexadecimal format mengandung beberapa blok 16-bit dengan angka 0, maka alamat tersebut dapat disederhanakan dengan menggunakan tanda dua buah titik dua (:). Untuk menghindari kebingungan, penyederhanaan alamat IPv6 dengan cara ini hanya bisa digunakan sekali saja di dalam satu alamat, karena kemungkinan nantinya pengguna tidak dapat menentukan berapa banyak bit 0 yang direpresentasikan oleh setiap tanda dua titik dua (:) yang terdapat dalam alamat tersebut. Tabel berikut mengilustrasikan cara penggunaan hal ini.

capture

Demikian artikel mengenai pengalamatan IP ini semoga bisa menambah wawasan kita.

 

Sumber

Facebook Comments